"Bukan Perpisahan, Melainkan Awal Perjalanan Menuntut Ilmu yang Lebih Tinggi"

MEDIA RUANG KABAR 
Prabumulih, 10 Juni 2026 – 

Suasana haru, bangga, dan penuh nuansa religius menyelimuti Gedung RA Perwanida 1 yang beralamat di Jalan Singgalang RW 04, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, saat digelarnya kegiatan Pentas Seni dan Pelepasan Siswa-Siswi Tahun Ajaran 2025/2026, Rabu (10/06/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut menjadi momentum istimewa bagi para siswa, guru, orang tua, dan seluruh tamu undangan untuk menyaksikan hasil proses pendidikan yang telah dijalani anak-anak selama menempuh pembelajaran di RA Perwanida 1.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala RA Perwanida 1 Nani Rafika, S.Pd.I, didampingi para tenaga pendidik yakni Nurainun Saidah, S.EAk., Dita Oktaria, S.Pd., dan Ratnasari. Turut hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Prabumulih, H. Andriyanto, SH., MH. selaku Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kepala MIN 1 Prabumulih Solidin, S.Pd.I, Pengawas RA Sihabuddin, S.Pd.I, serta seluruh wali murid RA Perwanida 1.

Acara dibuka secara unik dan menggemaskan oleh dua siswa cilik yang bertindak sebagai pembawa acara (MC). Keberanian mereka tampil di hadapan puluhan pasang mata menjadi bukti nyata keberhasilan pendidikan karakter yang diterapkan di lingkungan RA Perwanida 1.

Penampilan demi penampilan kemudian menghiasi panggung, diawali dengan Tari Tanggai yang dibawakan lima siswi kecil dengan penuh percaya diri dan anggun, mencerminkan kecintaan terhadap budaya daerah yang dipadukan dengan nilai-nilai pendidikan Islam.

Dalam sambutannya, Kepala RA Perwanida 1, Nani Rafika, S.Pd.I, tampak tidak mampu menyembunyikan rasa haru saat mengenang perjalanan para peserta didiknya sejak pertama kali memasuki lingkungan sekolah.

Dengan suara yang berat menahan haru, ia menyampaikan bahwa anak-anak yang dahulu datang dengan tangisan dan rasa takut berpisah dari orang tua, kini telah tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berani, dan mampu bersosialisasi dengan baik.

Ini bukanlah perpisahan, melainkan awal perjalanan anak-anak menuju jenjang pendidikan berikutnya. Dari yang belum mengenal huruf dan angka, kini mereka sudah mampu membaca doa-doa, tampil di depan umum, dan menunjukkan keberanian yang luar biasa. Kami titipkan kembali anak-anak ini kepada ayah dan bunda. Jaga, didik, dan dampingi mereka dalam meraih cita-citanya. Doa kami akan selalu menyertai langkah mereka,” ungkapnya penuh haru.

Suasana semakin khidmat ketika sambutan disampaikan oleh H. Andriyanto, SH., MH., mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Prabumulih.

Dalam sambutannya, ia mengapresiasi perkembangan dan capaian peserta didik RA Perwanida 1 yang dinilai telah menunjukkan keberhasilan pendidikan usia dini berbasis nilai-nilai keislaman.

Kami bangga melihat perkembangan anak-anak ini. Dari yang sebelumnya belum mengenal baca, tulis, dan hitung, kini mampu menjadi pembawa acara, membaca Al-Qur'an, menghafal doa-doa, dan menampilkan berbagai kreativitas seni. Sebagaimana pesan Imam Syafi'i, barang siapa menginginkan dunia maka hendaklah menuntut ilmu, barang siapa menginginkan akhirat maka hendaklah menuntut ilmu, dan barang siapa menginginkan keduanya maka hendaklah menuntut ilmu. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal yang bermanfaat sepanjang hayat,” ujarnya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh salah satu siswa, hafalan surat-surat pendek, doa sehari-hari, Tari Zapin, serta penampilan lagu-lagu Islami dan edukatif seperti Mencari Berkah, Lagu RA Perwanida, Guruku Tersayang, Asmaul Husna, dan berbagai lagu lainnya yang dibawakan secara meriah oleh para siswa.

Di balik kemeriahan pentas seni tersebut, tersimpan makna mendalam tentang keberhasilan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik semata, tetapi juga pembentukan karakter, akhlakul karimah, kecintaan terhadap agama, budaya, dan penghormatan kepada guru serta orang tua.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh salah seorang siswa, dilanjutkan penyerahan piala, piagam penghargaan, dan cendera mata kepada para siswa sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka selama menempuh pendidikan di RA Perwanida 1.

Kebersamaan semakin terasa saat seluruh tamu undangan, wali murid, dan dewan guru menikmati jamuan makan siang bersama dalam suasana penuh kekeluargaan dan syukur.

Kegiatan Pentas Seni dan Pelepasan Siswa RA Perwanida 1 Tahun Ajaran 2025/2026 bukan sekadar seremoni akhir tahun ajaran, melainkan refleksi keberhasilan pendidikan Islam usia dini dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak mulia, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan budi pekerti.

Di tengah derasnya arus modernisasi, RA Perwanida 1 telah menunjukkan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dapat berjalan beriringan dengan penguatan iman, akhlak, dan kasih sayang. Dari ruang-ruang kelas sederhana itulah lahir harapan-harapan besar bagi masa depan bangsa.

"Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Menanam ilmu sejak dini berarti menanam peradaban untuk negeri."

Red by KaDiv SDW DPD AKPERSI SUMSEL 
Natal IH Patty, ST.,C.IJ.,C.PW