MEDIA RUANG KABAR 

PRABUMULIH –  17 April 2026

Dalam upaya memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat terkait proses penerimaan peserta didik baru, SMA Negeri 7 Kota Prabumulih menggelar kegiatan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 pada Jumat, 17 April 2026, bertempat di Aula Gedung Pertemuan SMAN 7 Kota Prabumulih.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala SMA Negeri 7 Prabumulih, Leonardi Jaye Putra, M.Pd, beserta panitia SPMB. Turut hadir pula perwakilan Camat Prabumulih Timur dan Prabumulih Selatan, Lurah Kelurahan Muara Dua Adi Setiawan, SE yang diwakili oleh Riko Ariawan, Am.Kep, Lurah Karang Jaya Helton, Babinsa Kelurahan Muara Dua Serka Udi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Muara Dua Aipda Muhammad Arfan, serta para Ketua RW dan Ketua RT sekelurahan Muara Dua.

Dalam pemaparannya, panitia menyampaikan bahwa saat ini proses masih berada pada tahap sosialisasi kepada masyarakat. Adapun pendaftaran SPMB Tahun 2026 akan dibuka secara online mulai 25 Mei 2026, dengan sistem seleksi yang terbagi menjadi dua gelombang.

Gelombang pertama meliputi jalur domisili, afirmasi, serta mutasi orang tua, yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 25, 26, 29, 30 Mei hingga 2 dan 3 Juni 2026. Sementara itu, gelombang kedua melalui jalur tes akademik akan dilaksanakan pada 15 hingga 18 Juni 2026.

Untuk informasi lebih lanjut terkait persyaratan dan ketentuan umum, masyarakat dapat langsung menghubungi panitia SPMB SMA Negeri 7 Kota Prabumulih.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 7 Prabumulih menegaskan komitmen pihak sekolah dalam menjalankan proses SPMB sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Panitia akan memberikan pelayanan maksimal dalam pelaksanaan SPMB 2026 dengan mengutamakan standar operasional prosedur (SOP) serta sistem yang telah ditetapkan oleh Kemendikdasmen. Apabila kami menyimpang dari aturan tersebut, tentu akan ada sanksi yang harus diterima," tegas Leonardi Jaye Putra, M.Pd.

Kegiatan sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan panitia, yang membahas berbagai hal terkait sistem, mekanisme, hingga persoalan yang kerap muncul dalam pelaksanaan SPMB.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan sinergi yang baik antara pihak sekolah, pemerintah, serta masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pendidikan yang transparan dan berkualitas di Kota Prabumulih.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami alur dan ketentuan SPMB 2026, sehingga proses penerimaan peserta didik baru dapat berjalan lancar, adil, dan akuntabel.

By Red MRK